Pendidikan

Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2016

puncak-bulan-bahasa-sastra

Jakarta-JSS (28/10). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendy membuka acara Puncak Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diselenggarakan di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat, 28 Oktober 2016 dengan mengangkat tema “Martabatkan Bahasa dan Sastra, Rayakan Kebinekaan”.

Dalam sambutannya, Muhadjir menyampaikan bahwa kita harus tetap mempertahankan bahasa Indonesia, bahasa nasional kita, bahasa pemersatu kita, dan bahasa yang kelak menjadi bahasa internasional lain yang digunakan di percaturan dunia yang akan datang. Untuk itu, bahasa Indonesia harus terus dikembangkan sebagai menjadi bahasa ilmu, bahasa teknologi informasi, dan bahasa pergaulan di dunia internasional.

“Saat ini, bahasa Indonesia merupakan bahasa Austronesia terbesar di dunia, yaitu dengan jumlah penuturnya sudah berada di atas 300 juta orang, yang berarti termasuk bahasa terbesar nomor empat di dunia, lebih besar dari bahasa Jepang, bahkan bahasa Jerman,” ungkap Muhadjir.

Selanjutnya, menurut Muhadjir, dengan potensi seperti itu, sekarang ini, Malaysia bersemangat untuk mencoba mengadaptasi bahasa Melayu yang mereka gunakan dengan menyerap bahasa Indonesia untuk melihat kesesuaian yang ada di antara keduanya.

Di akhir acara, Mendikbud memberikan penghargaan kepada tokoh dan sastrawan antara lain Anugerah Tokoh Kebahasaan dan Kesastraan: Kategori Pembina Bahasa Indonesia Peneroka Bahasa Indonesia Daring diberikan kepada Ivan Lanin, Jagamuruah Bahasa Indonesia Media Massa kepada T.D. Asmadi. Kategori Pelestari Bahasa Daerah diberikan kepada H. Taufik Faturohman. Kategori Pelestari Sastra Daerah diberikan kepada Emral Djamal Datuk Rajo Mudo. Kategori Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) diberikan kepda Dr. Widodo Hs. Kategori Pegiat Literasi Heri Hendrayana Harris (Gol A Gong).

Penghargaan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sastrawan Indonesia Penerima Penghargaan SEA Write Award: Yanusa Nugroho (Kumpulan Cerpen: Setubuh Seribu Mawar). Kategori Novel: Mahfud Ikhwan (Kambing dan Hujan). Kategori Kumpulan Puisi: Yudhistira A.N.M. Massardi (99 Sajak). Kategori Kumpulan Cerita Pendek: A.S. Laksana (Si Janggut Mengencingi Herucakra). Kategori Esai/Kritik Sastra: Maman S. Mahayana (Kitab Kritik Sastra). (WT.02). [ ].

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top