Pendidikan

Political Entrepreneur Education (2)

12647493_1680445985566808_7397143813403291865_n

Oleh Ahmad Gazali*

Pendidikan profesional adalah pendidikan proses mengelola berbagai input untuk mendapatkan standar output, terukur, teruji. Satu kata dengan perbuatan.

Manfaat dari pendidikan profesional adalah mengurangi dan membatasi akademisi copipaste. Makna lain, kemampuan hanya terlihat dalam bentuk deklarasi diatas kertas. Tidak memiliki kemampuan melakukan.

Dalam konstitusi Negara India ada pengetahuan ilmiah dan ada perangai ilmiah. Kita terlanjur menganut paham, kemampuan menyampaikan teori secara verbal dan literasi adalah ilmiah.

Akibat spesialisasi pengetahuan, seakan kita tak mengetahui hubungan pengetahuan satu sama lain. Contoh: bila sarjana peternakan ditanya tentang kingrease untuk makanan sapi, mereka akan bilang, tanyakan pada sarjana pertanian.

Bila ditanya soal bioteknologi yang bisa menaikan daging sapi 2,2-2,4 kg perhari. Katanya, tanya sama sarjana biologi. Apa obat sapi, tanya pada sarjana kimia bio-farmakologi.

Dalam jerami ada zat tin, apabila kita kosumsi daging sapi yang memamah jerami maka berpotensial terkena penyakit kangker. Justru yang getol memberikan jerami untuk sapi adalah “Profesor jerami” yang mengetahui dalam jerami terdapat zat tin.

Mengimplementasikan Bioteknologi di lapangan, kita akan memperoleh bahan-bahan untuk dicatatkan berdasarkan aplikasi dan nilai manfaat.

Nilai manfaat dapat dibagikan kepada sesama yang membutuhkan, baik kajian akademik, praktisi dan kebijakan.

Contoh Darmansyah penemu Bioteknologi NT 45 adalah sarjana teknik sipil. Darmansyah adalah salah seorang guru alm Husni Kamil Manik. Pada peringatan 40 hari wafatnya, Darmansyah diminta memberikan sambutan.

Darmansyah menyampaikan do’a yang lazimkan oleh Husni adalah Rabbi zidni ilman warzukni fahman.

*Penulis adalah Konsultan Pertanian terpadu Berbasisi Bioteknologi, berdomisili di Bogor

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top