Pendidikan

Political Entrepreneur Education (1)

husni-kamil-manik-1

Oleh Ahmad Gazali*

Istilah Political Entrepreneur diutarakan oleh Husni Kamil Manik, bertempat di komplek perumahan KPU, Kelurahan Pejaten Barat setahun yang lalu. Sewaktu kami (Ahmad Gazali, Wahyu Triono Ks) bersilaturahim. Pertemuan sebelum acara Gerak Jalan Sehat KPU, di bilangan Monas, DKI Jakarta.

Husni Kamil Manik adalah Ketua KPU Pusat periode 2013-2018. Allah Swt memanggil beliau tanggal 7 Juli 2016.

Husni Kamil Manik adalah penggiat pertanian terpadu berbasis teknologi. Husni dkk rajin bertanam sayuran organik di belakang studio TVRI, Jl By Pas Kota Padang. Sayuran organik berupa kangkung, kacang panjang, bayam. Menggunakan Pupuk Organik Majemuk Lengkap NT 45 (POML NT 45).

Kami sering bertemu dan berbincang di Sekretariat NU Wilayah Sumatera Barat. Husni merupakan sekretaris NU Wil. Sumbar. Pengembangan Pertanian NU (P2NU) Wil. Sumbar bersama Ir. Darmansyah, M.Sc sebagai Ketua P2NU Wil Sumbar. Program ini adalah program kerja P2NU Wil. Sumbar.

Untuk keberlanjutkan gagasan Political Entrepreneur Husni Kamil Manik, kata Education ditambahkan menjadi Political Entrepreneur Education. Inti pendidikan ke arah pembentukan profesional dalam bidang pendidikan konsultan politik, termasuk kebijakan publik.

Seorang profesional mengatakan apa yang dikerjakan (Haqqulyakin), berbasis kompetensi dasar dan pengalaman.

Kompetensi dasar didukung oleh pendapat akademisi (Ilmulyakin), berdasarkan penelitian ilmiah dan kajian terstruktur.

Berbeda dengan pengamatan kasat mata biasa (‘Ainulyakin), kumpulan pendapat dari berbagai kalangan atas suatu peristiwa.

*Penulis adalah Konsultan Pertanian terpadu Berbasisi Bioteknologi, berdomisili di Bogor.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top