Kesehatan

Dokter Emir Rencanakan Kegiatan “SEHAT”

dr. Emir Soendoro, SpOT

Nusa Dua Bali (7/9) – (JSS). Disela-sela mengikuti acara The 5th Biennial Asia Arthroscopy Congress combined meeting with The 5th Annual meeting of Indonesia Orthopedic Society for Sports Medicine and Arthroscopy (IOSSMA)” from 7-9 September 2017 at Bali Nusa Dua Convention Centre, Nusa Dua – Bali, Indonesia. Dr. Emir Soendoro, SpOT menyampaikan rencananya untuk menindaklanjuti kegiatan “Silaturahmi Education Health and Advocacy Treatment atau SEHAT yang merupakan kegiatan sumbang saran atas pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.”

“Kegiatan Silaturahmi Education Health and Advocacy Treatment atau SEHAT yang diselenggarakan di Gedung Stovia/Museum Kebangkitan Nasional, Jalan Abdul Rachman Saleh No. 26, Jakarta Pusat, Selasa 15 Agustus 2017 Pukul 09.00 – 13.00 WIB yang lalu itu sebagai sebuah Renungan Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ke-72 yang akan ditindaklanjuti dengan kegiatan Sosialisasi Education Health and Advocacy Treatment (SEHAT) sebagai rangkaian Hari Bakti Dokter atau Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November 2017.” Ujar Dokter Emir.

Sosialisasi Education Health and Advocacy Treatment (SEHAT) yang akan diselenggarakan mulai Oktober 2017 – November 2017 di Medan, Bali, Manado,Kupang dan Surabaya menurut dokter Emir adalah merupakan upaya menyerap aspirasi dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari Rumah Sakit, dokter, para medis, praktisi dunia kesehatan, pemerhati, pasien dan lembaga atau organisasi pendamping atau yang mengadvokasi pasien di seluruh daerah.

Lebih lanjut dokter Emir berharap bahwa, “kegiatan yang diharapkan dapat menghadirkan para pembicara dari pusat: BPJS Kesehatan, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Komisi IX DPR RI, DJSN, Parktisi dunia kesehatan, Dr. Chazali H. Situmorang, Apt, M.Sc, dr. Reno Yonora, SE, SpAN dan para nara sumber lainnya. Termasuk aspirasi para pasien dan mantan pasien BPJS Kesehatan yang selama ini didampingi oleh Julhan Evendi Sianturi dari Lembaga Edukasi dan Advokasi Demokrasi dan Ekonomi Rakyat (LEADER), dan Komite Independen Pelayanan Publik (KIPP), dimana kegiatan ini diharapkan dapat memetakan berbagai persoalan dalam penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan untuk mendapatkan solusi dan perbaikan di kemudian hari, baik dari sisi regulasi maupun dalam peningkatan pelayanan kepada para peserta BPJS Kesehatan atau pasien.”

“Kegiatan Sosialisasi Education Health and Advocacy Treatment (SEHAT) ini menjadi suatu cara bagaimana semua stakeholder dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional, pemerintah baik pusat maupun daerah, dan para anggota legislatif memberikan perhatian khusus, karena ini menyangkut nasib rakyat Indonesia. Kita ingin penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan tidak merugikan salah satu pihak tetapi harus memberi manfaat lebih kepada semua pihak.” Tutup Dokter Emir Soendoro. [ ]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top